Tulisan ini diperuntukan bagi kamu yang mungkin termasuk kedalam seorang yang sedang mendaftar Schlumberger Recruitment Test dan ingin mengetahui tahap-tahap apa saja yang harus dilewati. Walaupun saya tidak pernah kesampaian untuk mengikuti tesnya, tapi setidaknya saya sempat mengumpulkan bahan-bahan yang di uji dalam tes tersebut.

Semoga saja bahan-bahan tambahan ini dapat menjadi persiapan bagi kamu. Ingat! Dimanapun kamu mendaftar, termasuk di perusahaan ini, sudah sewajarnya kamu meningkatkan kepercayaan dirimu, menjaga profesionalisme-mu dari segala sisi, serta mengasah kemampuan berbahasa asingmu, terutama bahasa Inggris.

Oke ini dia inti tulisan saya. Tes tersebut biasanya terdiri dari tiga tahap: tahap short interview, Leadership Discussion Group, wawancara dengan recruiter, dan yang terakhir wawancara dengan user.

Dalam beberapa tes, biasanya diselipkan pula tes matematika dan fisika dasar (mekanik dan listrik statis) serta tes psikologi. Adapun juga, dua wawancara terakhir yang saya sebutkan itu tidak baku. Kadangkala, wawancara akhir bisa juga dilakukan secara panel. Artinya user dan recruiter langsung bersamaan mewawancarai atau terkadang hanya wawancara user saja.

Ditahap pertama, kamu akan dites oleh para recruiter (yang biasanya diisi oleh expatriat asli) dengan mengambil kertas undian, dimana disetiap kertas itu berisi pertanyaan dalam bahasa inggris. Pertanyaannya sangat singkat, dan kamu pun juga diberikan waktu yang singkat saja untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan argumentasi yang logis, singkat, dan padat. Dari segala situs dan yang pernah saya dengar dari kawan saya, berikut ini adalah beberapa daftar pertanyaan yang diberikan pada waktu short interview.

  • What do you know about attitude?
  • What do you know about time?
  • What do you know about responsibility?
  • What do you think about Schlumberger?
  • What do you know about responsibility?
  • What will you do if you have a flat tire in the middle of nowhere?
  • What will you do in work at 50 Celsius degree environment?
  • What will you do if any company wants to change your company’s value?

Mungkin saja ada beberapa pertanyaan tambahan lagi selain ini. Sekali lagi, tujuan saya menuliskan daftar pertanyaan ini adalah sebagai pemicu saja agar kamu mendapatkan gambaran besar bagaimana short interview itu berlangsung.

Ditahap kedua, pada sesi Leadership Group Discussion, para peserta yang lulus dari tes pertama akan dikondisikan untuk kelompok kecil, untuk nantinya diberikan sebuah permasalahan oleh recruiter. Dari beberapa referensi yang saya baca dan dapatkan, seringkali recruiter memakai dua permasalahan untuk mengetes tiap kelompok. Masalah yang saya temukan adalah masalah games “membuat sistem” dan masalah games “prioritas” (saya tidak tahu nama games-nya apa, jadi saya beri nama sendiri saja…hehe…)

Pada games “membuat sistem”, saya mendapatkan contoh tentang bagaimana cara membuat sistem memindahkan telur dari tempat tinggi ke tempat rendah dengan menggunakan bahan-bahan yang diberikan. Ada juga salah satu referensi yang mengatakan bahwa tes kedua ini adalah tentang bagaimana cara membuat sebuah kendaraan yang bisa berpindah dari gurun pasir ke gurun es. Cukup menarik bukan? Kalau menurut saya, ada 3 kunci penyelesaian ini: membuat asumsi, membatasi pemikiran dengan peralatan yang disediakan, dan yang terakhir harus masuk logika.

Pada games prioritas, para peserta kelompok akan disuguhkan sebuah studi kasus tentang seseorang yang sedang berlayar di danau/sungai/laut dan tiba-tiba ada kejadian yang membuat kapal itu tenggelam. Di saat genting seperti itu, tersebutkan ada 10 alat yang tersisa seperti kompas, peta, korek api, minuman keras, dan lain-lain (cukup banyak referensi yang membahas ini, silakan kunjungi kaskus mengenai thread ini). Nah, tiap kelompok harus mendiskusikan tentang prioritas barang yang harus dibawa mulai dari yang terpenting hingga ke yang tidak terpenting.

Pada tahap ini, sebenarnya telah jelas yang diuji oleh recruiter adalah kemampuan si peserta tes untuk dapat mengargumentasikan idenya kepada kelompoknya (lagi-lagi, tentu saja dengan menggunakan bahasa inggris). Banyak yang menyarankan agar dapat memosisikan diri dengan baik di tubuh kelompok, jangan terlalu dominan dan jangan juga terlalu pendiam.

Dari apa yang saya dapatkan dari berbagai referensi, sebenarnya ada dua poin yang dinilai disini: kemampuan pribadi dan kemampuan kelompok. Kemampuan pribadi merunut pada kemampuan diri kamu sendiri dalam menyampaikan idemu kepada kawan-kawan kelompokmu.. kemampuan kelompok dinilai secara kolektif atas kesatuan kelompok. Tidak sedikit dari pengalaman orang yang telah melewati tes ini mengatakan bahwa semua orang yang ada di kelompok berpeluang untuk lolos semua, asal kelompok itu kompak.

Jika kamu lolos pada tahap kedua ini, maka dalam jangka waktu tertentu kamu akan dipanggil kembali oleh recruiter atau user yang membutuhkan/tertarik padamu untuk diwawancarai. Pertanyaan dalam wawancara ini sudah masuk kedalam level wawancara profesional pada umumnya. Pertanyaannya pasti berkisar tentang kepribadian dirimu, kompetensi dirimu, serta pengetahuan kamu tentang perusahaan tersebut. Singkat kata, CV atau resume yang kamu telah buat akan dikorek-korek sedetail mungkin. Jadi tulislah CV dengan jujur serta baik dan benar.

Terakhir, tetaplah jaga kepercayaan diri dan keprofesionalan dirimu dalam mengikuti tes hingga nanti mungkin kamu bekerja di perusahaan tersebut. Setiap engineer harus memiliki dedikasi untuk mengamalkan kompetensi yang dia punya untuk menjaga kelestarian bumi serta kemaslahatan umat manusia. Semoga sukses! Semoga bermanfaat.