“1000 Kader Dakwah Terbina” : Impian atau Euphoria belaka?

Ketika saya menjadi ketua PMB Gamais 2008, para senior Gamais menanamkan paradigma berpikir saya, bahwa target PMB kita tahun ini adalah 1000 kader terbina (atau sama dengan 1000 pendaftar Gamais). Jumlah ini bisa dikatakan adalah jumlah yang rasional (dan cukup edan) karena jumlah seluruh mahasiswa baru ITB adalah 3000-an orang, dan yang beragama Islam sekitar 2000-an orang. Jadi kalau dipersenkan adalah 50 % mahasiswa Islam mendaftar Gamais. “Wow”, ini merupakan tantangan tersendiri bagi saya selaku ketua PMB saat itu. Tahun 2006 dan 2007 sekitar 700-an yang mendaftar Gamais.

Pada kenyataannya saya masih harus banyak belajar, karena fakta berbicara bahwa yang menjadi pendaftar Gamais pada tahun 2008 adalah 850-an orang. Terlepas dari kekurangan dan kelebihan PMB tahun ini, menjadi pertanyaan besar yang melekat dalam benak pikiran saya. Dan kali ini saya ingin menganalisis bahwa apakah 1000 kader terbina dalam satu tahun itu adalah impian yang dapat diwujudkan, atau hanya sebuah euphoria belaka. Kata “Kader” yang dimaksud itu sekarang saya generalkan menjadi kader Gamais pada umumnya (TPB* dan non-TPB). Saya akan mengadakan kalkulasi dan rasionalisasi target jumlah kader tersebut dalam jangka waktu satu tahun.

1. Andai kata pada acara pelayanan kampus TPB (Penyambutan Mahasiswa Baru), Gamais mampu menjaring 800 orang untuk mendaftar (tidak usah sampai 1000), artinya sudah ada 800 calon kader terbina. (cara syiar TPB)

2. Ketika dalam perjalanannya SPK Gamais mengadakan suatu acara kepanitiaan dan membuka open recruitment kepada massa kampus, dan taruhlah ada 200 orang yang mendaftar menjadi panitia (dan 100 orang didalamnya adalah masa kampus yang masih umum (ammah)), maka artinya ada tambahan 100 orang lagi calon kader yang akan terbina. (cara Syiar TPB dan non TPB)

3.        LDF/S (Lembaga Dakwah Fakultas/Sekolah) atau LDPS (Lembaga Dakwah Program Studi) yang normal biasanya akan mengadakan suatu acara syiar pada selama satu tahun keberjalannya (Ta’lim Kelas, Buka Bareng, Seminar, Training, dll). Dan setiap acara pasti membutuhkan SDM. Taruhlah ada 10 orang saja terjaring menjadi komponen SDM panitia acara syiar, maka ada 10 orang calon kader yang akan terbina. Dan ambil contoh kampus ITB yang punya 12 LDF/S, dan semuanya berjalan dengan normal, maka jumlah calon kader yang terbina adalah :

12 x 10 orang = 120 orang calon kader terbina.

Itu baru hitungan LDF/S, kalau hitungannya memakai 32 LDPS yang ada di kampus ITB maka akan ada 320 orang calon kader terbina baru. (cara Syiar non TPB)

Maka coba dijumlahkan semuanya = ( 800 + 100 +120 ) orang = 1020 orang.

Jadi, saya meyakini bahwa 1000 calon orang kader terbina adalah hal yang mampu diwujudkan, asalkan semua sektor dan elemen dalam sebuah LDK itu melakukan sinergisasi dan koordinasi dengan baik. itulah kuncinya. 4 sektor LDK utama yang paling berpengaruh adalah :

1.       Departemen Manajemen Sumber Daya Anggota

2.       Departemen Badan Koordinasi Mentoring

3.       Sektor Syiar dan Pelayanan Kampus.

4.       LDK wilayah yang terkoordinasi dengan baik.

Namun diluar kalkulasi tersebut, perlu penguatan (bahkan sangat kuat) dan peng-solid-an setiap departemen tersebut. Jangan harap 1000 kader akan terbina, kalau sistem manajemen anggota saja masih belum ada standar baku dan jumlah staf MSDA yang memadai. Jangan harap 1000 kader akan terbina kalau mentor saja masih malas untuk melaporkan keberjalanan mentoringnya walaupun hanya seminggu sekali (via sms). Jangan harap 1000 kader akan terbina, kalau sektor SPK saja masih belum bisa professional, kreatif, dan inovatif dalam melakukan pelayanan kampus. Dan yang paling penting, Jangan harap 1000 kader akan terbina, kalau kader-kader dakwah yang ada sekarang hanya bekerja dan terus bekerja tapi jauh dari Sang Maha Pemberi Hidayah kepada seseorang, yaitu Allah SWT.

Yang jadi pertanyaan adalah, “kapan kita mau memulai?”. saya rasa semua orang yang optimis akan menjawab “sekarang”. Kalau begitu silakan jawab pertanyaan saya kembali pertanyaan saya yang tidak lain adalah judul artikel ini. Jawab tantangan itu dan tunjukan dengan bukti yang nyata. Allahu Akbar.

8 thoughts on ““1000 Kader Dakwah Terbina” : Impian atau Euphoria belaka?

  1. Aslm.wr.wb.
    1000 kader terbina,mnurutku itu bukan hal yang mustahil, jika memang syarat2 di atas td terpenuhi, nah,cuma pngn bercerita sdikit,
    selama saya di LDF, kader2 nya itu tidak memiliki kualitas setara dengan kader di gamais pusat, bahkan di LDPS juga seperti itu, jauh bgt . . .salah satu alasannya yaitu,kader wilayah byk yg bukan/aktif sejak dari OASIS, jadi hanya mengambil/mengajak teman2 yang sekiranya mau untuk ikut gamais ini,
    “kapan kita mau memulai?”
    ya “sekarang” adalah jwbn yang pasti.
    asal koordinasi pusat-wilayah berjalan baik, byk-in lah temu kader pusat-wilayah, tp kalo bisa jgn semua wilayah dlm 1 ptemuan, mksudnya, biar lebih dekat dan kekeluargaannya kerasa tim2 inti Gamais buat temu dgn 1 wilayah, memang berat sih dan membutuhkan waktu yg byk, tp dgn cara ini kader2 di wilayah akan merasa diperhatikan dr G pusat, dan supaya gda wilayah lagi yang “mati suri”…
    saya jg kurang tw apakah hal ini sudah pernah dilakukan, tp cara ini bagus agar ukhuwah lebih erat lagi dan menjaga kader2 agar tidak meninggalkan LDK ini.

    mungkn itu aja saran dr saya, mdh2n Gamais kedepan bisa lebih luar biasa dari sebelumnya…..
    Amiin.
    Wassalam.

  2. 1000 kader ya, gampang, kan udah tuh cara2nya di paparkan di atas, tinggal kita menjaganya aja agar ga kemana-kemana, nah,caranya gmn?
    “sentuhan hati”..sentuh hati mereka, ya kader syiar lebih tau lah caranya gmn mengikat hati mahasiswa/i ITB dgn berbagai karakteristik yang berbeda2.., coz,ikatan hati itu memang paling mujarab,kalau hati mereka udah terikat, kita mau gimana2 juga insyaAllah mereka ngikutin, yang pasti yg positif.

  3. 1000 ya, tapi jangan cuma kuantitas zahirnya, Pak…
    inget kualitasnya, maksudku… klo ryan yakin, ayo qta bareng wujudkan itu!

    -QPIDS-

  4. HAMASAH!!

    Sering-sering ya ingetin temen2 buat mencapai impian ini.
    Jadikan ini impian bersama.
    Kalau perlu tingkatkan targetnya…

    misalnya objek syiar dan pembinaan mahasiswa muslim yang efektif adalah tingkat 3 kebawah yang jumlahnya 6000an.
    Maka kalu ingin 20% saja dari mereka terbina, maka harus mencapai 1200 kader!

    tantangan baru kan…

    Semoga Allah memberi kekuatan pada kita semua…

  5. Bisa2…

    efisiensi terekrut dan terbina diminimalisir…
    syiar berorientasi kaderisasi, bagus tuh yan…
    tinggal kita wujudkan bersama.. Sekarang!!

  6. assalamu’alaykum wr wb

    kang, tolong banget untuk membagi mimpinya ke LDF/S/PS, terutama ke MuSA dan gARis.

    saya yakin kita bisa, karena (katanya) kita keluarga…

    oia, nitip ka atthar, tolong bujuk dia mau jadi kadep syiarnya gARis. insyaallah ga repot karena bidangnya sama ama di gamais.

  7. suBHanaLLaH……
    sUatu ciTa2 yG muLia n LhuR
    sMga nti, targetx g cma d ITB tp bSa m’gLobaLisasi…..
    syukur2 bsa mRambah k dunia Luar…..he,,,
    tak ada yang tak mungkin di dunia ini…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s