Media Pendongkrak Popularitas

Media merupakan sarana efektif untuk meningkatkan popularitas kita. Hal ini perlu diperhatikan oleh orang-orang yang ingin menjadi seorang ketua, kepala, birokrat atau pemimpin suatu organisasi atau negara karena siapa yang menguasai penggunaan media, maka merekalah yang punya peluang menang lebih besar daripada kompetitornya yang tidak menguasai media. Media yang bisa digunakan sangat banyak. Namun media yang digunakan haruslah tetap menjunjung estetika, etika serta kreativitas dalam batas-batas normal. Media juga harus berisi dan mencerdaskan. Sebagai contoh nyata orang yang menggunakan media sebagai sarana kampanyenya adalah Presiden Amerika Serikat saat ini yang bernama Barack Obama.

Ia menggunakan sarana media dengan sangat optimal. Berbagai cara digunakannya untuk mendongkrak popularitasnya, mulai dari pembuatan facebook, blog, dan wahana maya lainnya ia maksimalkan. Walhasil, ia tidak hanya berhasil meningkatkan popularitasnya di kalangan Amerika saja. Popularitasnya melebar sampai keseluruh penjuru media. Tak cukup sampai disana, Obama juga berhasil mengumpulkan dana kampanye 600 juta dolar dari pendukungnya serta terhimpunnya 1.5 juta akun keanggotaan di medianya. Semua hal itu bisa dikatakan sangat dahsyat karena belum ada Presiden Amerika yang menyamai Obama sebelumnya.

Gunakanlah media secara optimal untuk mendongkrak popularitas Anda. Di kampus saya, Institut Teknologi Bandung, sedang ramai-ramainya suasana pencalonan Presiden KM ITB. Tentunya media juga berperan dalam hal ini. Salah satu kandidat bakal calon Presiden KM ITB, Ridwansyah Yusuf Achmad, sudah mempersiapkan jauh-jauh hari kampanye media cetak dan maya untuk meningkatkan popularitasnya. Dan hal ini memungkinkan kandidat ini mengambil dan memikat lebih banyak hati para massa kampus seperti Obama dibandingkan dengan para kompetitornya kalau mereka tak juga mengimbanginya.

Sebenarnya dalam lingkup himpunan, media pun berperan demikian. Pengalaman saya sewaktu mencalonkan diri sebagai seorang Calon Ketua Himpunan menggunakan (walau akhirnya tidak jadi) media kertas untuk meningkatkan popularitas saya dikalangan masa himpunan. Ternyata hasilnya cukup efektif. Masa himpunan secara serempak akhirnya mengetahui siapa diri saya walaupun sebenarnya sebelum mencalonkan Cakahim, saya adalah orang yang aktif di organisasi luar. Salah satu media bergambar yang saya gunakan adalah gambar berikut :

Mengambil tema yang sedikit sama dengan Obama, gambar ini saya share di Facebook saya dan ternyata mendapatkan respon yang cukup baik. Banyak teman-teman yang pada awalnya tidak mengetahui terlalu banyak tentang saya akhirnya mereka mencari informasi tentang diri saya dan akhirnya beberapa mendukung saya.

Untuk itu saya sarankan kepada Anda Рapalagi Anda adalah pemimpin dan pemegang peranan penting disebuah organisasi -, pergunakanlah media secara optimal. Ketika Anda menjadi seorang pemimpin sebuah organisasi Рapalagi organisasi besar Рmaka gunakanlah media bergambar untuk memperkenalkan diri Anda kepada anggota Anda karena tidak semua anggota Anda mengenal Anda. Apapun yang terjadi, media memegang peranan penting untuk membentuk opini publik terhadap Anda. Ketika Anda menggunakan media dengan baik, maka opini publik yang terbentuk  kepada Anda maupun organisasi Anda akan baik. Tetapi sebaliknya, jika Anda tidak menggunakan media dengan baik, maka bisa jadi opini publik tidak akan terbentuk atau akan buruk terhadap Anda dan organisasi Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s