Empat Elemen Dasar Syiar Islam Dakwah Kampus

Dalam melakukan kegiatan syiar, ada empat elemen dasar yang harus dipatuhi agar kegiatan syiar yang dilakukan terukur dan berjalan dengan baik. Keempat elemen dasar syiar tersebut adalah Cash Flow (aliran dana), Appreciation and Participation (apresiasi dan partisipasi), Documentation (dokumentasi), dan Value (nilai). Keempat elemen ini sering disingkat CADV. Elemen-elemen bagaikan empat sudut dalam sebuah bentuk bujur sangkar yang mana ketika ada satu saja yang hilang/tidak terpenuhi maka bujur sangkar itu tidak bisa disebut sempurna.

11

1. Cash Flow

Ketika kita berbicara tentang Cash Flow maka tidak lain dan tidak bukan kita akan membahas yang namanya Uang. Uang memang penting dalam kegiatan syiar karena sebagian besar kegiatannya membutuhkan uang. Cash Flow terdiri dari dua bagian utama yaitu pemasukan (Cash In) dan pengeluaran (Cash Out).

Pola pikir yang harus dibangun adalah bagaimana cara menyeimbangkan kedua bagian tersebut. Artinya pemasukan dan pengeluaran bisa seimbang. Sebuah LDK ideal haruslah memiliki kemandirian finansial sehingga pemasukan bisa dianggap berkesinambungan dan kontinu. Namun karena semua itu butuh proses, maka pemasukan bisa didapatkan dari berbagai pihak mulai dari alumni, perusahaan atau pihak kampus sendiri. Pola pikir yang kedua yang harus dikembangkan adalah bagaimana cara kita membuat sebuah kegiatan syiar yang tidak hanya menghabiskan dana namun juga dapat menghasilkan dana.

Akhirnya Cash Flow ini akan dituangkan kedalam suatu wadah yang namanya proposal kegiatan. Dalam menentukan Cash Flow,  Anda harus menganalisis terlebih dahulu Cash In dan Cash Out yang jelas, realistis, dan antisipatif agar pihak sponsor/donator yang memberikan dananya nanti dapat menerima dengan wajar apa yang tertulis didalam proposal kegiatan Anda.

2. Appreciation and Participation

Didalam kegiatan syiar dikenal yang namanya apresiasi dan partisipasi. Apresiasi diberikan kepada Subjek Syiar (pelaksana kegiatan) dan Supporter dan Partisipasi diberikan kepada Objek Syiar (peserta kegiatan). Ringkasnya, kedua hal tadi berkaitan dengan Sumber Daya Manusia. Sudah tentu dalam sebuah kegiatan diperlukan yang namanya manusia untuk menjalankan dan mengikuti kegiatan itu.

Yang terpenting dalam elemen ini adalah bagaimana cara kita membuat subjek syiar menjadi nyaman, bagaimana mengajak sebanyak-banyaknya objek syiar untuk mengikuti kegiatan itu dan bagaimana cara kita mengekspansi dan melebarkan jaringan supporter untuk dapat mensukseskan kegiatan tersebut. Ketika Anda dapat menjawab ketiga pertanyaan ini maka sudah dapat dikatakan Anda telah memenuhi elemen kedua ini. Jawaban-jawaban ini bisa Anda dapatkan pada tulisan-tulisan saya selanjutnya. Partner strategis yang harus Anda optimalkan adalah Departemen MSDA (untuk subjek syiar), Departemen Media (untuk objek syiar), dan Departemen Humas (untuk supporter).

3. Documentation

Dokumentasi penting untuk diarsipkan ketika sebuah kegiatan selesai dilaksanakan. Dokumentasi terdiri dari Surat Keluar-Masuk selama kegiatan, data statistic, notulensi rapat, laporan keuangan, foto-foto/video kegiatan, Laporan Pertanggungjawaban dan berkas-berkas lainnya yang ada selama kegiatan. Semua dikumpulkan didalm sebuah folder agar tidak tercecer dan supaya mudah ditinjau kembali ketika diperlukan.

Elemen ini sangat penting untuk dipenuhi karena dengan adanya dokumentasi, Anda akan dapat mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan sebuah kegiatan, menjadi bahan penelitian dan pengembangan untuk kegiatan selanjutnya, menjadi referensi tim pelaksana kegiatan selanjutnya untuk melakukan hal yang sama dan sebagai arsip contoh ketika ada organisasi/LDK lain yang ingin berdiskusi dan bertukar pandangan tentang kegiatan tersebut.

4. Value

Setiap kegiatan syiar harus memiliki sebuah value/nilai yang diangkat agar hal itu tersampaikan kepada seluruh subjek syiar, objek syiar, dan para supporter. Tanpa adanya elemen nilai, maka kegiatan syiar yang Anda laksanakan tidak akan ada bedanya dengan kegiatan acara yang dilaksanakan oleh organisasi biasa. Nilai terpenting yang harus dibawa adalah Nilai Keislaman.

Karena nilai keislaman bersifat universal, maka kita harus memfokuskan kepada nilai-nilai yang lebih detail lagi agar lebih fokus dan berbekas dibenak objek syiar kita. Nilai yang diangkat biasanya harus dikaitkan pada momen kejadian tertentu yang tepat. suatu saat mungkin Anda harus mengadakan sebuah kegiatan yang mengangkat nilai kepemimpinan dalam islam ketika terjadi momen Pemilu Presiden BEM dan Indonesia, suatu ketika Anda harus mengadakan sebuah kegiatan yang mengangkat nilai pandangan Islam terhadap cinta, ketika momen Valentine’s Day, dan kegiatan-kegiatan pada momen yang tepat lainnya. Kegiatan pada momen yang tepat akan mempercepat penerimaan objek syiar kita pada nilai-nilai keislaman yang kita bawa.

Nilai-nilai yang Anda bawa dapat kita ukur dengan menyebarkan kuesioner atau wawancara kepada objek syiar yang menjadi peserta kegiatan syiar tersebut. Jadi tingkat keberhasilan ketersampaian nilai-nilai syiar kegiatan tersebut dapat dikuantifikasi secara langsung dan akurat.

One thought on “Empat Elemen Dasar Syiar Islam Dakwah Kampus

  1. Kok kalo masalah classic saja – cem vallentine gitu – yang disyi’ar kan saya merasa bosan yah membacanya? tidak pernah menyentuh aspek yang lebih penting. Fiqih, aqidah, atau bidah misalnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s