Rihlah BPH Gamais 2009 yang Tak Tergantikan

Tulisan dibawah ini ditulis dengan gaya menulis “Raditya Dika” :

Hari ini gue akan jalan-jalan bersama Badan Pengurus Harian Gamais. Begitulah, acara ini sudah digagalkan tiga kali oleh kami sendiri. Mulai dari rintangan ketidakcocokan jadwal pribadi sampai tabrakan acara kawinan dan sunatan telah kami lewati. Pagi itu sudah gue udah siapkan pakaian terbaik gue. Mulai dari pakaian yang bertuliskan “PATRA HOLIC” (karena gue tahu kalau bakal banyak foto-foto), celana bahan berwarna hitam, dan tentu saja jaket kebanggaan gue, jaket PPSDMS. Tak lupa juga kamera pinjaman Asep pun ikut diumpetin didalam tas gue. Untuk memudahkan, selanjutnya kamera Asep akan disebut kamera gue.

Ah, akhirnya jadi juga. Yang jadi tempat berkumpul adalah kantin salman. 22 orang dari 35 orang BPH datang, terdiri dari 11 orang ikhwan dan 11 orang akhwat. Sesuai rencana, kami semua ingin pergi ke situ patenggang, eh bukan, maksudnya situ patengan. Pertama dan yang paling utama adalah dokumentasi dari awal hingga akhir perjalanan. Karena penyakit hobi foto narsis gue kumat, akhirnya gue memaksa semua teman gue untuk foto dulu sebelum berangkat pergi.hehe..

100_6344Widi,Hasan,Ardesa, Muammar, Gue sendiri, Panji,Gesa, Denli dan Karafuru..eh Adi dimana kau? (lagi pergi mandi katanya widi)

Bersenjatakan dengan dua angkot, makanan bungkusan, dan snack yang dibawa Panji, kami berangkat dengan penuh semangat yang membara seperti api yang mencekam dalam sekam (mirip lagunya AA Gym). Rintangan pertama dimulai, perjalanan gue bersama kesemua teman gue disambut dengan hujan. Untungnya berkat topik seputar kampus, dakwah, dan lain-lainnya hangat yang dibawa Adi (yang ternyata gak sempat mandi) akhirnya mampu membuat suasana angkot kami menjadi hangat, walaupun ditambah bau yang sangat “sedap” dari knalpot yang ada dibawah mobil ini. Tiba-tiba saja satu orang ikut terjangkit penyakit narsis gue dalam bidang fotografi. Merebut kamera ditangan gue.. Dan CRET, satu foto bertambah di memori kamera gue. Coba tebak siapa yang paling narsis pada gambar dibawah ini?

100_63452

Plis deh, Gak tahan gue dengan senyuman loe Di..Peace…

Perjalanan memakan waktu 2-3 jam. Selama perjalanan, topik yang dibawakan Adi akhirnya mulai hambar dan stok cadangan snack Panji yang terus menipis. Angin sepoi-sepoi………..Dan akhirnya, “Plek” semua merapatkan matanya.”Btw, kemana akhwatnya?”, tenang, akhwatnya ada diangkot yang satunya kok.

100_6352Tips cara tidur diangkot : Megang Handphone sambil tidur (biar keliatan keren), tiada guling tas pun bisa dipeluk (biar barang-barangnya aman), manfaatkan kursi panjang angkot buat alas tidur (supaya tulang gak sakit). Huff, untung aja gaya tidur gue gak keliatan..

Pukul 11.23. Akhirnya gue sampai juga. Gue langsung keluar dan mencoba menghirup udara sekitar gue. Hhhhmmmppphhh…haaaaaaaa..Lega..Perjalanan dilanjutkan dengan menggelar tikar (seingat gue satu tikar delapan ribu) di tempat yang lapang..

100_6365Foto “IG” nampak dari belakang (julukan Gesa ke gue, entahlah apa maksudnya)

100_63781Ayo..segera buka makanannya..lapar nih..

Pada intinya, acara inti rihlah diisi dengan pengisahan life plan setiap peserta selama lima tahun kedepan. Acara tersebut dipimpin Widi. Cuma parahnya, gue yang ditunjuk duluan (curang banget nih). Selanjutnya gue ceritakan apa adanya life plan gue yang memang udah gue tulis di lembaran khusus yang ada di rumah gue. Mulai dari keaktifan, cita-cita sampai rencana lainnya pun gue paparkan dengan jelas.

Ok, setelah acara itu berakhir. Mulailah gue tularkan penyakit narsis gue kepada semuanya. Dan inilah hasilnya :

100_6375

Semua gaya masih normal. Cuma plastik hitam dibawah itu agak merusak pemandangan

100_6384Lagi-lagi masih normal gayanya..

100_6385Kenarsisan mode ON..Adi Pakai kacamata hitam, karafuru megang dahinya, gesa nengok kearah yang tidak signifikan, dan gue sendiri lagi megang kerah tanpa jelas maksudnya apa..

Acara dilanjutkan dengan naik perahu bersama, khusus bagi ikhwannya aja. “Loh kemana akhwatnya?”, tenang, akhwatnya tetap didarat kok. Sebenarnya ada alasan tertentu mengapa akhwatnya gak mau ikut naik perahu. Ceritain gak ya? gak usah deh, gak enak dengan orang yang bersangkutan nantinya. Acara ini berakhir pada pukul 17.30. Secara tidak langsung acara ini telah berlangsung dengan penuh keceriaan dan rasa kekeluargaan.

Mudah-mudahan keceriaan ini terus bertahan mendampingi kita semua untuk mengemban amanah dakwah ini kawan.. Karena jalan kita didepan masih panjang dan penuh dengan onak duri.(Ciee, si “IG” bisa juga serius ternyata).[]

One thought on “Rihlah BPH Gamais 2009 yang Tak Tergantikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s