Visi yang Memanggil

Visi Gamais Kita :

Satu Keluarga Menjadi Model Lembaga Dakwah Kampus Nasional Berbasis Pembinaan dan Kompetensi, Melingkupi Seluruh Sayap Dakwah Menuju Indonesia Islami

Penting sekali kawan sekalian, untuk menanamkan dengan benar dibenak kita semua tentang visi besar ini. Kita bergerak karena punya tujuan. Bukan hanya melangkah tapi tiada arah yang pasti.

*

Ketahuilah kawan,

Karena visi besar inilah aku masih mau berada ditempat ini. Aku masih merasakan  kekuatan visi itu kawan. Visi yang memanggil dan menunggu untuk direalisasikan. Dan  aku mau turut andil menjadi bagian anak tangga menuju impian kita bersama itu.

Seorang guru pernah memberi nasihat kepada aku bahwa:

“Transformation in our world never be initiated by many people. It’s always originated by a few selected people”

Kata-kata ini benar-benar membuat paradigmaku berubah kawan. Bahwa kita tidak memerlukan banyak orang untuk melakukan sebuah perubahan. Kita hanya butuh membutuhkan sedikit orang terseleksi untuk melakukan sebuah perubahan besar.

Apakah jumlah 35 BPH itu banyak kawan, untuk melayani dan membentuk bi’ah islami di kampus yang berjumlah puluh ribuan orang ini? Kalau memang kalian semua sepakat dengan ana bahwa jumlah kita sedikit, maka kini saatnya kita melakukan sebuah transformasi kawan. Tidak terbatas pada transformasi diri, tapi juga transformasi dalam gerakan. Kita adalah orang-orang terpilih kawan!

Ayo buka pikiran kita kawan. Kita tidak boleh sama seperti tahun lalu, karena MEMANG kita berbeda. Buka kreativitas kalian semua untuk ciptakan sesuatu yang baru untuk kampus kita. Kita masih punya 10 bulan lagi untuk mentransformasikan kampus kita ini.

Kawan, kita mungkin tidak dibayar dengan uang disini tapi yakinlah kawan semua kontribusi kita di Gamais ini akan di bayar Allah kelak di surga sana.

*

Jadi jangan ada lagi yang merasa tidak pantas menjadi BPH lagi kawan..

Jadi jangan ada lagi permasalahan internal yang ditunda..

Jadi jangan ada lagi kata keluh dari kita semua..

Semua itu adalah masalah kecil yang harus kita selesaikan sekarang juga..

Didepan sana sudah terlihat sorot cahaya kecil yang harus kita kejar, yang menunjukan bahwa kampus kita masih bisa islami..

*

Apakah masih tersimpan dibenak pikiranmu kawan, tentang impian terbentuknya bi’ah islam dikampus kita ini?

Apakah masih tersimpan dibenak pikiranmu kawan, tentang kata-kata “Model LDK Nasional” yang termaktub pada visi besar kita itu?

Apakah masih tersimpan dibenak pikiranmu kawan, tentang makna Inklusif, Qurani, Profesional, Intelek, Dinamis dan Sehat yang menjadi profil kader kita?

*

Apa mungkin,

kamu telah lupa kawan dengan kata-kata “Indonesia Islami” yang telah kita rumuskan bersama pada sebuah blue print Gamais kita?

Apa mungkin,

kamu telah lupa kawan, bahwa mereka yang ada di himpunan sana, sunken court sana, di sekre unit sana, bahkan segala penjuru ITB sana telah menunggu kita?

Apa mungkin,

Kini kita telah terbuai masalah yang bersifat teknis, dan malah melupakan hal yang substansial?

*

Temukan jawaban pertanyaan itu didalam dirimu kawan?

Karena kamu adalah orang yang terseleksi dan terpilih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s