The Spiritual Leader

Maukah kau tahu kawan, hasil yang diciptakan seorang pemimpin itu ?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia mampu menciptakan hasil kerja yang luar biasa untuk mendorong perubahan dari “good” menjadi “great”.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, seberapa kuat mental seorang pemimpin itu ?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia  gigih untuk melakukan apapun seberapapun sulitnya untuk mencapai hasil yang terbaik dalam jangka panjang.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, seberapa keras seorang pemimpin itu ?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia  menciptakan standar organisasi yang hebat dalam jangka panjang dan sama sekali tidak bersedia menguranginya.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, seorang pemimpin itu memandang kesalahannya?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia  bercermin, bukannya melihat ke luar, menyalahkan orang lain, faktor eksternal, atau orang lain, atas kegagalan yang terjadi.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, bagaimana sikap seorang seorang pemimpin itu ?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa, menghindari pujian publik, dan tidak pernah membual.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, apakah yang pemimpin itu lakukan ketika ia sendiri ?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia masih terus bekerja di dalam kesunyian, tenang namun mantap, mengandalkan standar yang jelas untuk memotivasi, bukan karisma.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, bagaimana ambisi seorang pemimpin itu ?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia menyalurkan ambisinya pada organisasi yang ia pegang. Menyiapkan penggantinya untuk mewujudkan hasil yang lebih hebat lagi. Ia tidak ingin kesuksesan hanya berakhir pada dirinya.

Kamukah itu kawan?

*

Maukah kau tahu kawan, bagaimana ketika seorang pemimpin itu meraih sebuah kesuksesan?

Pemimpin itu hanyalah sesosok manusia biasa, namun dengan keterbatasannya itulah ia menisbatkan ke luar (orang lain, faktor eksternal, nasib baik), bukan kepada diri sendiri, kesuksesan yang diraih.

Kamukah itu kawan?

*

Inilah kawan yang John C. Maxwell sebutkan dalam bukunya sebagai Pemimpin Level 5. Pemimpin yang mampu mengkombinasikan antara ambisi profesional dengan kerendahan hati. Inilah pemimpin harapan bangsa ini. The Spiritual Leader.[]

2 thoughts on “The Spiritual Leader

  1. hmmm….leadership concept yang “canggih”..aku jadi berfikir, apakah iya aku juga dulu seperti itu saat memimpin begitu banyak orang…atau kah malah jauh dari pada itu..
    Hmmm…jadi berfikir tentang kesiapan diri sendiri…mungkin memang saat ini tidak lagi memimpin orang lain, tapi memimpin diri sendiri untuk konsisten itu ternyata…lebih rumit…he…

    ten kyu….sentilannya kena..mengingatkan banyak hal di masa lalu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s