Dari Ikadza Untuk Balikpapan

Aku tak tahu kalian lupa atau tidak
Apa yang pernah kalian impikan
Langkahnya belum terdengar apalagi terlihat
Apakah dia telah mati
Apakah dia telah tertidur
Ataukah dia masih mempersiapkan bekalnya
Hanya aku, kamu dan kita semua yang bisa menjawabnyaDari apa yang saya fahami dari cerita dan impian dari alumni-alumni sebelumnya, saya mendapatkan dua benang merah latar belakang mengapa ikadza (ikatan alumni dakwah smanza) itu ada. Izinkan saya menuliskannya kembali di note saya ini dengan segala perbaikan dan penambahan penjelasannya. Silakan bertanya, mengkritik, memberi saran, atau yang lainnya.

LATAR BELAKANG IKADZA

Perbaikan Individu*
Individu dalam konteks struktur kemasyarakatan, penting untuk diperhatikan. Apalagi mereka adalah komponen terkecil yang menjadi batu bata pembangunan sebuah komunitas yang dinamakan masyarakat. Memang tidak semua individu perlu menokoh atau berperan lebih dalam bermasyarakat. Namun lembaran sejarah telah menuliskan kisahnya, bahwa setiap transformasi masyarakat selalu bermula dari sedikit orang. Dan sedikit orang ini tak lain dan tak bukan adalah orang-orang yang menokoh dan berperan lebih tersebut.

Terbangunnya sebuah struktur tatanan masyarakat bergantung pada orang-orang yang mengisi didalamnya. Jika banyak orang baik yang mengisi pos-pos penting didalam tatanan itu maka baiklah struktur tatanan itu. Dan begitu pula sebaliknya.Maka tak ayal lagi bahwa pembinaan individu ini sangat penting untuk membentuk kepribadiaannya secara utuh, agar nantinya mereka dapat menjadi individu yang berperan lebih dalam kehidupan masyarakat. Seandainya semakin banyak individu terbina menokoh didalam masyarakat, maka pembangunan masyarakat Balikpapan madani akan bisa kita wujudkan.

Untuk itu, tidak ada alasan lagi untuk mempertanyakan mengapa perbaikan individu itu sangat penting. Ikadza memiliki peran besar untuk menjaga individu-individu ini agar dapat terus terbina dan terus mengajak individu lain yang telah memiliki afiliasi terhadap islam untuk bergabung kedalam organisasi ini.

* = Individu yang saya maksudkan disini adalah alumni SMA dan alumni Mahasiswa.

Perbaikan Masyarakat
Dalam kehidupannya sebagai mahluk sosial, secara naluriah setiap individu pasti akan terlibat dalam struktur sosial masyarakat. Bentuk keterlibatannya pun bermacam-macam, bergantung pada kompetensi mereka masing-masing. Dalam konteks perbaikan kehidupan masyarakat, diharapkan setiap individu yang terbina ini akan mampu berkiprah secara nyata dan berpengaruh secara signifikan dalam pengambilan keputusan di berbagai institusi strategis yang ada di ketiga sektor utama kehidupan masyarakat, yaitu Sektor Publik, Sektor Privat, dan Sektor Ketiga, sebagaimana digambarkan oleh Grover (1998) sebagai berikut:

Harus kita sadari bersama bahwa kita sangat lemah bersinergi dan berbagi peran dalam ketiga sektor itu. Tentu saja hal ini ini akan berimbas pada pembangunan struktur tatanan masyarakat, yang pada kenyataannya berjalan sangat lambat bahkan cenderung jalan ditempat. Apalagi ditambah dengan tidak adanya wadah yang menampung aspirasi mereka semua. Memang ada individu yang bergerak di sektor publik, memang ada individu yang bergerak di sektor privat, dan memang ada pula individu yang bergerak disektor ketiga. Namun sayang kebanyakan dari mereka masih bekerja sendiri-sendiri tanpa ada penyatuan visi bersama untuk bergerak. Padahal Van Gogh, seorang pelukis dari Belanda, mengatakan bahwa sebuah hal besar dilakukan oleh sejumlah hal-hal kecil yang dilakukan dan dikumpulkan secara bersama.

Mari kita berpikir sejenak, bayangkan ketika ada sebuah wadah yang menampung aspirasi individu-individu yang mengisi ketiga sektor tersebut, sehingga mereka semua dapat memiliki satu visi mengakar yang sama sehingga terjadi suatu arah gerak yang terpadu pada tujuan yang kita inginkan semua, Balikpapan Madinatul Iman. Dan tentu saja, inilah jawaban mengapa Ikadza itu ada. Ikadza ada untuk mewadahi mereka (bahkan kita) semua.

Untuk itu kawan-kawan, saya yakin bahwa Ikadza punya peluang berperan besar dalam mentransformasi kota Balikpapan menjadi kota yang lebih baik dan islami. Yang kita butuhkan sekarang adalah satu hal saja. Tanamkan didalam diri kita semua bahwa kita memiliki satu visi mulia yang sama. Yaitu mewujudkan individu-individu penggerak kota Balikpapan yang berafiliasi terhadap islam, berpartisipasi untuk selalu bergerak, dan memberikan kontribusi yang nyata untuk pembangunan kota Balikpapan.

One thought on “Dari Ikadza Untuk Balikpapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s