Taman Kota

Dan terseliplah harapan di anak jalanan dekil itu

Diantara logam-logam uang yang mereka kumpulkan

Diantara panasnya aspal yang membakar kaki mereka

Serta rasa kantuknya yang membuat mereka terhampar di trotoar jalanan

.

Juga terselip mimpi di pengamen jalan raya itu

Diantara kepulan asap yang masuk ke hidung mereka

Diantara nada sumbang yang mereka nanyikan

Serta gelas plastik bekas yang mereka pakai untuk menampung receh uang

.

Pun, terselip kerinduan orang-orang di kolong jembatan itu

Diantara butir air mata yang selalu mereka simpan

Diantara kepasrahan yang selalu mereka panglingkan itu

Serta satu kain baju yang menjadi teman satu-satunya didalam hidupnya

.

Disana

Ada pemuda yang tertawa di kafe mahalnya

Ada pemudi yang sibuk di salon kecantikannya

Ada pria yang asyik mendengar radio didalam mobilnya

Ada wanita yang sibuk bergosip diatas sofa lembutnya

Ada lelaki yang terlena dengan rokok dan kartu reminya

Ada perempuan yang bingung memilih pakaian yang akan dia beli

.

Disana

Ada jalan bolong yang membuat rusak ban

Ada pohon-pohon hijau meranggas mau mati

Ada bangunan gubuk dari kardus bekas makanan

Ada coretan gravity berwarna-warni di dinding bangunannya

Ada aliran air yang keluar dari selokan tempatnya

.

Disana

Ada bangunan tinggi yang mau menggapai langit

Ada mobil-motor bagus berlapis metalik

Ada restoran mahal yang membuat lapar

Ada mall besar yang lengkap barang-barangnya

.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s