Gallica

Maukah kau tahu
negeri ini menghujaniku dengan kejutan
dalam gerimis yang menjadi kehangatan
Lewat kebijaksanaan hakim langit
dalam diam dan sunyi
adakah kau merasakannya?
.
Maukah kau tahu
Tuhan telah mengajarkan kita dengan cukup sopan
lewat pemulung tua di subuh buta
di depan rumah kita masing-masing
lewati pagi dengan senyuman ngilu
ini hari tiada selain pilu
.
Maukah kau tahu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana saja
tidak hanya lewat hujan di bulan november
tidak hanya lewat mawar-mawar merah itu
apalagi lewat api, kayu, ataupun abu
Cinta yang Sederhana dan bening
.
Maukah kau tahu
ini separuhnya adalah puisi
separuhnya lagi adalah realisasi
tapi disinilah kita berdiri
di tempat dan saat kita sendiri
begitu menakjubkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s