Tips Waktu Efektif di Kereta

Kini kehidupanku menjadi lebih sibuk daripada yang biasanya. Senin sampai rabu aku harus ke Jakarta, dan kamis sampai minggu harus ke Bandung. Begitu siklusnya setiap minggu. 3 hari di Jakarta aku gunakan untuk bekerja pada sebuah LSM Energi, dan 4 hari selanjutnya di Bandung untuk mengerjakan TA. Namun dalam satu minggu, bisa dikatakan bahwa aku tetap aktif menjadi seorang mentri di kabinet KM ITB.

Perjalanan di kereta api lebih menyenangkan ketimbang menggunakan travel car. Apa pasalnya? Di kereta api, Anda akan mendapati tetumbuhan hijau yang menjulur dalam sebuah meander sungai, pemandangan sawah yang masih asri dan gunung-gunung yang menjulang tinggi. Sesekali, aku mendapati pula warga-warga kampung yang bekerja di kampung mereka sebagai petani, pekebun, atau terkadang sebagai seorang pedagang. Tampak pada kerut wajah mereka, sebuah makna kebahagiaan. Sebuah rona yang tidak akan mungkin dimiliki warga kota yang sibuk dengan laptop dan berkas kerjanya.

Kalau menggunakan travel car, ah, yang aku lihat paling hanya sederet mobil-mobil di sebuah jalan tol yang panjang. Mobilnya memang bagus bahkan ada yang mewah sekali. Sesekali aku mengamati dalam-dalam pada satu mobil, toh ternyata didalamnya hanya diisi oleh satu-dua orang dari kapasitas maksimalnya. Kadangkala aku coba menerawang dan bertanya pada alam pikiranku sendiri. Barangkali inilah penyebab utama kemacetan di ibukota Indonesia ini. Orang-orang kota suka bermewah-mewah dalam kesehariannya, termasuk dalam berkendaraan.

Perjalanan menggunakan kereta bandung jakarta memakan waktu sekitar 3-4 jam kurang lebih. Jadi kalau dihitung-hitung, setiap pengguna kereta api akan menghabiskan seperdelapan waktu seharinya didalam sebuah gerbong. Nah, yang jadi masalahnya disini adalah apa yang akan dilakukan seorang penumpang sembari dalam kotak gerbong mereka. Belajar dari beberapa negara maju tentang perilaku penumpang keretanya, saya ingin memberikan beberapa tips agar proses bepergian kereta Anda bisa menyenangkan namun tetap efektif.

Yang pertama adalah relaks. Ini adalah kunci awal perjalanan kereta yang menyenangkan. Usahakan tidak ada barang Anda yang tertinggal saat hendak pergi. Kemudian, jangan biarkan perut Anda kosong! Harga makanan dan minuman di kereta api cukup mahal bagi beberapa kalangan. Dan penting juga, Anda datang paling lambat 10 menit sebelum keberangkatan. Terlepas Anda di kelas ekonomi, bisnis atau eksekutif, kemudian carilah posisi tempat duduk Anda dengan benar sesuai dengan apa yang telah tertera di tiket Anda. Bila perlu bantal maka sewalah bantal. Jika Anda merasa terganggu dengan perokok (karena bisa jadi merokok bukan hal yang dilarang didalam gerbong), maka sebisa mungkin Anda mencari tempat yang bersih dari area asap rokok.

Setelah Anda mendapatkan posisi yang PW (Posisi Wuenak), posisikan barang-barang Anda ditempat yang aman, terjangkau, dan mudah dipindahkan. Setelah itu, hal kedua yang perlu Anda lakukan adalah bersikaplah ramah dengan orang yang ada disebelah tempat duduk Anda. Paling jauh berkenalan seperlunya, boleh pendek boleh panjang bergantung karakter Anda. Bagaimanapun juga, orang sebelah Anda adalah ‘kawan’ Anda dalam perjalanan. Bisa jadi Anda memerlukan bantuannya sewaktu-waktu, misalnya menjaga barang Anda ketika Anda ke kamar mandi.

Memang perjalanan kereta begitu mencuci mata karena Anda dapat melihat pemandangan kiri-kanan jendelanya. Tapi Anda tidak mungkin mau melihatnya selama 3 jam? Pasti Anda akan bosan. Untuk itu, mulailah untuk melakukan kegiatan produktif dan menyenangkan yang mungkin dilakukan selama perjalanan. Karena saya senang membaca dan menulis, maka saya pasti membawa laptop dan buku ketika dalam perjalanan. Di sela-sela perjalanan saya gunakan untuk membaca buku ringan. Kalau bosan, maka saya akan menulis di laptop tentang ada yang berkelibas di pikiran saya.  Menulis hal yang agak serius biasanya menghabiskan sekitar waktu satu jam. Selebihnya saya gunakan untuk menonton film yang ada di laptop saya atau tidur. Hal ini cukup membuat perjalanan kereta api saya sangat menyenangkan dan tidak membosankan.

Bagi Anda yang tidak suka membaca atau menulis, barangkali Anda bisa mendengarkan musik dari player yang Anda punya baik dari handphone, mp3 player, atau iPod Anda. Bisa juga Anda habiskan waktu Anda dengan mengobrol dengan kawan sebangku Anda jika Anda seorang yang senang ngobrol. Tetapi pilihan terbaik tetap pada: tidur. Hehe. Setelah sampai tujuan, periksalah barang bawaan Anda kembali agar tidak tertinggal. Dan bersiaplah untuk bergegas pada tujuan Anda selanjutnya.

[]

Tulisan ini aku ketik di kereta api (Argo Parahiyangan disebutnya) pada pukul 09.00, saat kereta memasuki daerah Plered.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s