Sebuah Resensi: Unlimited Wealth

Bagi Anda peminat buku pengembangan diri, maka sudah selayaknya Anda menambah koleksi buku Anda dengan buku yang satu ini. Dengan bahasa yang renyah dan ramah intelektual pembaca, Bong Chandra menumpah-ruahkan segala pemikiran dalam seluruh seminarnya didalam karya yang berjudul “Unlimited Wealth” ini. Buku ini akan mengantarkan kita pada sebuah jalan kesuksesan melalui cara-cara sederhana yang terkadang kita tidak sadari atau kita sepelekan.

“Habis terbaca dalam waktu 10 menit”, begitu kira-kira kata yang terhampar di depan buku berlatar foto yang serba putih itu. Penulis rupanya ingin sekali para pembacanya benar-benar bisa menyelesaikan buku ini secara cepat per-babnya sehingga tidak perlu berlama-lama pada teori panjang dari berbagai referensi. Walaupun demikian cepat, setiap tulisannya selalu sarat makna dan tidak melupakan aspek praktis yang dapat diaplikasikan oleh pembacanya sehabis buku ini dibaca.

Bong Chandra memulai inspirasinya dengan kembali membuka tabir pemisah antara paradigma keuangan masa kini dan keuangan masa depan. Penulis yang dijuluki Motivator termuda di Asia ini rupanya paham benar bahwa kebanyakan orang masih salah kaprah dengan slogan “money is everything”. Lewat kata-kata sederhananya, dia mencoba menyentuh hati serta mengajak para pembacanya kembali tercenung mengandai-andai kembali makna kebahagiaan, keluarga dan uang. Semuanya diramu secara singkat, namun sangat mengena bagi siapapun yang membacanya.

Kemudian, pembaca akan digiring oleh Bong pada sebuah penyadaran akan tujuan hidup, pembangunan tekad yang membara, serta mengajak para pembacanya untuk istirahat sejenak memikirkan sebuah perubahan. Lagi-lagi, dengan bahasa yang sederhana pembaca akan disuguhkan sebuah langkah-langkah praktis disertai contoh-contoh nyata manusia sukses dan memiliki unlimited wealth yang pernah hadir di dunia. Rupanya, pemuda yang telah memiliki pendapatan lebih dari 1 milyar ini ingin menyadarkan para pembacanya agar selalu memiliki pikiran positif dan berwatak anti-kemapanan.

Beberapa bab setelahnya, petualangan buku ini dilanjutkan dengan tema lingkungan pertemanan. Pemuda yang telah menjadi pembicara internasional sejak umur 18 tahun ini ingin mengajak kepada para pembacanya agar senantiasa membangun jejaring atau network yang dapat menunjang peningkatan apa yang telah menjadi tujuan hidupnya. Jika ingin berkembang menjadi wirausaha, maka bertemanlah dengan wirausaha. Jika ingin berkembang menjadi penyanyi, maka bertemanlah dengan penyanyi pula. Begitu seterusnya. Dengan adanya lingkungan yang baik, transfer semangat untuk mencapai tujuan dapat terus dijaga agar dapat terus membara.

Sebagai penutup buku ini, Bong menceritakan sketsa kehidupan masa lalunya yang penuh dengan aral rintangan yang tidak sedikit. Secara perlahan-lahan dan tekad yang terus dijaga, Bong akhirnya dapat mencapai kesuksesan dimasa mudanya. Disini, Bong ingin menginspirasi pembacanya bahwa untuk menjadi kaya kita tidak perlu menunggu waktu senja kita. Kekayaan tak terbatas itu dapat kita raih bahkan bisa lebih cepat lagi selagi usia kita yang masih muda.

Lalu bagaimana kelebihan dan kekurangan buku ini? Kelebihan buku ini adalah penggunaan bahasa yang begitu renyah dan sedap untuk dihabiskan pembaca dalam waktu hitungan hari. Tampaknya Bong telah berhasil membuat pembacanya urung untuk meninggalkan kursi bacanya berjam-jam untuk menghayati isi buku yang telah dibuatnya. Bagi Anda yang mungkin bingung mencari buku pengembangan diri yang ringkas namun berisi, mungkin buku Unlimited Wealth ini dapat menjadi salah satu alternatif pemenuh kebutuhan gizi intelektual Anda. Buku ini juga memiliki sebuah gambar-gambar menarik disetiap transisi bab per bab ,sehingga akan mempermudah pembaca untuk membayangkan kira-kira apa isi dari bab tersebut.

Namun sayang, yang menjadi kekurangan dari buku ini adalah sangat minim referensi, sehingga bagi para pembaca yang ingin menguliti satu bab yang menarik akan kesulitan mencari sumber-sumber tulisan. Kemudian, terkadang pembahasan-pembahasan sub bab yang menarik masih kurang dijabarkan oleh penulis, sehingga mungkin akan membuat para pembacanya baru sampai pada puncak pemikiran “tahu” dibandingkan “faham”.

Namun demikian, buku ini patut diapresiasi karena berpotensi untuk menggelorakan impian para pemuda-pemuda yang terkadang masih bingung tentang arah hidupnya dan masih terjebak pada paradigma permasalahan keuangan masa kini dan masa depan. Buku ini bisa menjadi penambah wawasan Anda yang memang seringkali haus akan ilmu finansial dan pengembangan diri, namun juga bisa menjadi hadiah bagi  kawan Anda yang masih memiliki kebimbangan hidup untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik.[]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s