Selamat Tinggal Era Mahasiswa (S1)

Alhamdulillah, setelah 5 tahun mengemban amanah sebagai mahasiswa ITB, akhirnya saya dapat menggunakan toga di gedung Sabuga ITB minggu depan dengan predikat Cum Laude (gue gak ngerti juga apa definisi dari kata ini). Sudah cukup banyak ilmu kompetensi, aktivitas, jaringan, dan berbagai hal lainnya yang saya dapatkan di kampus ganesa ini.

Sudah begitu banyak pula berbagai kisah dan cerita yang tertoreh di sini. Ada yang menyenangkan dan ada juga yang terkadang menyedihkan. Sangat begitu berharga. Kisah-kisah itu akan saya ingat sepanjang masa hidup saya, saat muda dan saat tua. Saya berjanji. Dan mudah-mudahan bisa menjadi cerita inspirasi sesudahnya.

Dengan berbagai keterbatasan yang saya punya, ternyata Allah masih memberikan kesempatan dan jalan keluar kepada saya untuk mendapatkan hal-hal baru yang memperkaya pengalaman dan mengekspansi mimpi-mimpi masa depan saya untuk membangun negara tercinta ini. Saya berjanji, saya akan berusaha sekuat tenaga untuk bersama kawan-kawan saya yang lainnya untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.  (gile..bisa juga gue bahasa formal beginian..hehe..)

Mengutip sedikit quote dari Rhenald Kasali, ada dua kata yang seringkali dilupakan manusia yaitu “Terima Kasih”. Ya saya kira demikian benar adanya. Pada umumnya, manusia memang bersifat pelupa. Lupa ketika pernah di bantu Tuhan, orang lain, atau bahkan oleh keluarga kita sendiri. Kita ingat jika sedang susah, tapi kita lupa ketika sedang senang. Mudah-mudahan saya tetap menjadi orang yang mengingat jasa orang lain. Dan jika boleh saya berharap lebih, saya ingin sekali orang yang berada pada barisan orang yang rendah hati, low profile, dan rajin menabung sehingga dapat menjadi investor di berbagai bidang Indonesia.

Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah banyak membantu, terutama hingga saya bisa berkembang hingga saat ini:

  1. Kepada Allah SWT, yang hanya untukmu shalatku, ibadahku, hidupku, serta ilmuku kuamalkan
  2. Kepada Ayah saya, for the pay, pursue, and protect me. You always be my model in every my work.
  3. Kepada Ibu saya, for the care, caress, and control. You always be my best friend in every my mood.
  4. Kepada Adik-Adik saya. You all my fairy in my heart.
  5. Kepada Sahabat Gamais saya, Adi Putra, Widiansah Novianto, Panji Prabowo, dan Gesa Falugon.
  6. Kepada Sahabat Kabinet saya, Herry Dharmawan, Wisnu Adityo, Hamzah Syawaludin, Muhammad Anggita Tresnamayung, dan Ridwan Aldillah.
  7. Kepada mentri-mentri saya yang hebat, Faris Saffan Sunarya, Syarief Rousyan Fikri, Angga Kusnan Khadafi, dan Ian Achmad Januar.
  8. Kepada orang-orang menginspirasi kehidupan saya, Rendy Saputra, Indra Fajri, Ihsan Sutrisna, Ridwansyah Yusuf, Shana Fathina, Zulkaida Akbar, dan orang-orang lainnya yang tidak bisa saya sebutkan disini.
  9. Kepada lembaga-lembaga yang telah banyak membantuku berkembang semasa kuliah , Tanoto Foundation, PPSDMS, GPV, Gamais, PATRA, KM ITB, IKADZA, Reforminer Institute, dan organisasi lainnya.

Semoga berkat semua bantuan dan inspirasi dari kalian semua hingga saat ini (dan semoga seterusnya), dapat menjadi bekal untuk kehidupan saya selanjutnya. Baiklah dengan ini saya ingin mengucapkan selamat tinggal era mahasiswa, dan selamat datang era pasca kampus. Bismillah.

 

Ryan Alfian Noor, ST

Masyarakat Biasa

 

2 thoughts on “Selamat Tinggal Era Mahasiswa (S1)

    1. hehe.. iya bro.. 5 tahun..
      4 tahun saya sudah selesai kuliahnya.
      1 tahun tambahan saya pakai buat full aktivitas di KM ITB (BEM Universitas saya), baru habis itu lulus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s