Namanya AHOK!

Nampaknya Basuki T. Purnama (yang sering disapa AHOK) telah membuktikan sebuah pepatah lama “lebih baik ikan besar di sebuah kolam, daripada ikan kecil di samudra lepas” menjadi sebuah kenyataan. AHOK telah memulai karir kehidupannya dengan bekerja kemudian berbisnis dengan kembali ke daerah asalnya: Bangka Belitung, setelah menyelesaikan studinya di Universitas Trisakti. Dalam keberjalanan hidupnya, tercatat pula bahwa dia merupakan penggagas sekaligus penggerak yayasan-yayasan yang bergerak dibidang sosial didaerahnya.

Setelah itu, karir beliau terus berlanjut menjadi seorang anggota DPRD di Bangka Belitung serta Bupati Belitung Timur setelahnya. Dengan bekal modal ketulusan untuk membangun negeri ini sesuai ideologi partainya, akhirnya amanah AHOK terus meningkat menjadi seorang Anggota DPR Komisi II dari Partai Golkar. AHOK terus tumbuh dari ikan besar di kolam  menjadi ikan besar di samudra.

Terlepas suku dan agama AHOK, ada dua hal yang saya kagumi dari diri beliau.

Yang pertama adalah kebersihan dari diri beliau. Tak satupun terlihat dalam trackrecord diri beliau yang mencerminkan sebuah kasus yang “mengotori” keberjalanan karir profesional dan politiknya dalam ranah publik. Hal ini dibuktikan secara nyata dengan bisa diterimanya AHOK sebagai bupati ditengah komunitas muslim yang mayoritas di daerah itu.  Analisis singkat saya, mungkin hal ini ditengarai dengan adanya ke-brilianan kemampuan komunikasi publik serta kemandirian finansial beliau sejak lama jauh sebelum dirinya berkarir di dunia politik. Dengan demikian, beliau tidak mudah teriming-imingi oleh masalah suap-menyuap.

Hal kedua yang saya kagumi adalah keprofesionalan beliau dalam bekerja. Disaat kini beredar fenomena anggota-anggota DPR yang tidak punya email atau situs pribadi dalam bekerja (termasuk didalamnya kunjungan keluar negeri), AHOK alih-alih telah menuliskan secara rinci kunjungan anggota DPR lewat situs pribadinya, sehingga para pembaca situsnya dapat mengetahui secara detil apa yang dilakukan AHOK disana. Walaupun hal begini adalah biasa di negeri maju, namun bagi saya masih sangat sulit sekali menemukan anggota dewan yang memiliki keprofesionalan seperti beliau.

Saya yakin ada banyak anggota dewan yang memiliki kebersihan dan keprofesionalan seperti AHOK, namun bersifat low profile. Mudah-mudahan saja anggota-anggota dewan yang bersih dan profesional ini dapat mencuatkan dirinya ke publik seperti AHOK, bukan untuk sekedar memamerkan diri, tapi lebih untuk menggeser isu negatif dan krisis kepercayaan publik kepada dewan perwakilan rakyat yang semakin memudar karena opini negatif dari berbagai media di Indonesia.

Saya termasuk orang yang optimistis bahwa Indonesia masih bisa menjadi negara yang maju karena masih memiliki politisi, teknokrat, dan pengusaha yang memiliki mental spiritual dan nasionalisme membangun bangsa yang tinggi. []

One thought on “Namanya AHOK!

  1. pernah bertemu langsung dengan bapak Ahok di acara Rosy goes to campus, memang beliau berbeda. jarang ada orang yang seperti beliau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s