KISAH JENDRAL RYU DAN PENDEKAR NOU (1)

Jadi ini adalah sepenggal cerita dari negeri awan.

Alkisah, hiduplah seorang jendral yang sangat tampan bernama Ryu. Ryu telah bertahun-tahun menjadi orang yang dipercaya oleh Raja untuk memimpin pasukan melawan pasukan semua musuh. Ryu memiliki dedikasi dan disiplin yang tinggi untuk setiap pasukannya. Di setiap harinya, Ryu rela menggerus waktu pribadinya untuk melatih prajurit tanpa ada keluhan sedikitpun. Kadangkala, Ryu tidak ragu untuk langsung turun ke lapangan jika terjadi sebuah masalah kecil atau besar pada prajuritnya. Maka tidaklah heran, jika pasukan Ryu memiliki loyalitas, kekompakan, dan semangat yang tinggi di setiap peperangan.

Suatu hari, Jendral Ryu ditugaskan oleh Raja untuk pergi ke sebuah tempat yang baru bernama Boan Djung untuk membantu warga sekitar melawan musuh. Jendral Ryu segera bergegas membawa sebagian pasukannya ke tempat tersebut laksana anak panah yang telah dilepas oleh sebuah busur. Namun bukan kepalang terkejutnya sang jendral saat sampai disana. Rupanya semua musuh telah luluh lantak tersungkur di tanah beserta kuda-kuda mereka.

Saban turun dari kudanya, Jendral Ryu berlari menghampiri salah satu warga seraya bertanya, siapa yang telah melakukan hal itu semua. Warga itu pun akhirnya kemudian menuturkan dengan panjang lebar tentang kronologis cerita hingga akhirnya kejadian tersebut terjadi.

Rupanya, Ryu baru tahu bahwa di negerinya hidup seorang pendekar hebat. Namanya adalah Pendekar Nou. Jika dilihat dari bekas luka-luka sang musuh, Jendral Ryu menduga bahwa Pendekar Nou adalah ahli pedang yang lihai dan memiliki pasukan yang cukup banyak, dan tentu saja kuat.

Setelah berpamitan dengan warga disana, Jendral Ryu akhirnya pulang ke istana bersama pasukan yang selalu setia berada di belakangnya. Kemudian, Jendral Ryu memberitahukan kepada Raja bahwa tugasnya telah selesai sebelum dia datang kesana. Sebelum Raja sempat bingung, Jendral Ryu melanjutkan kembali tuturan cerita tentang Pendekar Nou beserta pasukannya.

Raja yang baru saja mengetahui hal tersebut tentu merasa sangat senang. Raja tersenyum kepada Jendral Ryu dan bergegas memerintahkan salah satu penasehatnya  untuk segera mencari dan mengundang Pendekar Nou beserta pasukannya ke Istana. Kemudian Raja tersenyum sendiri lagi. Di dalam pikirannya, tersembul sebuah keinginan untuk mengajak Pendekar Nou menjadi seorang Panglima Perang yang mendampingi Jendral Ryu. Tentu perpaduan antara Jendral Ryu dan Pendekar Nou dalam menjaga pertahanan dan keamanan negerinya akan menjadi sebuah momok yang menakutkan bagi musuh.

Selang beberapa hari undangan itu tersebar, akhirnya Pendekar Nou mengiyakan permintaan raja. Lalu, lewat hari yang telah ditentukan oleh sang penasehat Raja, akhirnya Pendekar Nou beserta pasukannya datang ke istana raja. Rupanya Raja telah menyiapkan berbagai kudapan mewah dan hiburan syair-syair oleh penyair terkenal di seantero negeri itu.

Baru saja Pendekar Nou dan pasukannya masuk, Raja yang tadinya bersikap tenang agak sedikit terperangah. Tapi seterperangah-perangahnya Raja lebih terperangah lagi Jendral Ryu. Jendral Ryu yang sejak daritadi telah berdiri di sebelah kanan kursi raja, terlihat berulang kali memejamkan mata dan sedikit menggelengkan kepalanya seolah tidak percaya kepada orang yang sedang berada di depannya. Rupanya, Pendekar Nou adalah seorang wanita……

(bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s