Catatan 1: Be a Strong Engineer

Dalam Catatan Seorang Engineer saya kali ini, saya akan membahas tentang beberapa hal yang sebaiknya dimiliki oleh seorang Engineer agar dapat memaksimalkan dirinya. Dari beberapa sumber dan diskusi yang saya dapatkan, saya mendapati bahwa ada empat hal utama yang menjadi pilar seorang engineer, sebelum membangun karyanya. Saya menyingkatnya menjadi 4K: Kompetensi, Komunikasi, Kreativitas, dan Kepemimpinan.

1. Kompetensi

Kompetensi merupakan kunci dasar seorang engineer untuk berkarya. Dengan memiliki satu kompetensi yang dimiliki dirinya, maka bisalah seorang engineer membangun sebuah konstruksi bangunan, member lubang sumur migas, membuat peralatan elektronik supercanggih, merekaya industri agar lebih ekonomis, dan lain-lainnya.

Dalam kehidupan real, ternyata kompetensi seorang engineer dapat dibentuk dari dua hal. Yang pertama adalah teori. Teori didapatkan oleh seorang engineer ketika sedang menempuh pendidikannya di sebuah institusi pendidikan. Di institusi tersebut, seorang calon engineer belajar tentang ilmu-ilmu dasar dan terapan yang menjadi patokan berpikir mereka. Dengan demikian, ketika seorang engineer telah mengetahui teori untuk mereka berkarya, maka setiap persoalan yang mereka hadapi pasti tidak akan pernah lepas dari teori-teori yang telah mereka dapatkan serta kembangkan waktu mereka masih menempuh pendidikan.

Yang kedua adalah pengalaman. Seorang engineer yang memiliki dasar teori yang tidak terlalu banyak, namun dia tetap dapat memaksimalkan proses berkaryanya dengan pengalaman-pengalaman yang pernah dia dapat pada pekerjaan sebelumnya. Pengalaman membuat seorang engineer menjadi cekatan dan dapat meminimalisasi kesalahan yang sama ketika terbentur pada problem yang sama dalam pekerjaan yang berbeda.

Sebagai seorang Engineer yang ingin to the max, ada baiknya jika bisa selalu menyeimbangkan antara update teori-teori dan pengalaman kita di lahan karya kita. Jangan sampai kita terlalu tidak mengikuti perkembangan teori kompetensi kita atau jangan sampai pula kita tidak pernah mencoba memperkaya pengalaman menghadapi berbagai problem di lapangan.

 2. Komunikasi

Hal kedua yang sebaiknya dimiliki oleh seorang engineer adalah kemampuan berkomunikasi. Kemampuan komunikasi akan mendukung seorang engineer untuk dapat maksimal dalam berkarya. Jika ada dua orang engineer yang dihadapkan pada seorang klien untuk mengeksekusi pengadaan sebuah proyek, yang satu pandai bekomunikasi dan yang satu tidak, tentu secara naluriah kita dapat berhipotesis bahwa engineer dengan kemampuan berkomunikasi baiklah yang akan memenangi proyek tersebut.

Disuatu ketika bisa jadi engineer dihadapkan untuk berkomunikasi pada atasan, dan terkadang dihadapkan pula untuk berkomunikasi pada bawahan, tentu bentuk komunikasinya pasti berbeda. Disuatu ketika bisa jadi engineer dihadapkan untuk berkomunikasi pada pemerintah, dan terkadang dihadapkan pula untuk berkomunikasi dengan masyarakat sekitar, tentu bahasa yang digunakan harus disesuaikan. Dan bisa jadi pula, suatu saat engineer harus bertemu dengan orang-orang dengan berbagai latar belakang dan lintas negara, tentu bahasa yang digunakan harus sesuai juga bukan?

Mengutip sedikit dari pernyataan Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul Outliers, kemampuan berkomunikasi seseorang itu perlu jam terbang. Semakin tinggi jam terbangnya, semakin tinggi pula kemampuan seseorang untuk berkomunikasi disetiap situasi. Cara yang paling mudah untuk meningkatkan jam terbang komunikasi adalah bersosialiasi. Jika ada kesempatan kita untuk ngobrol atau berdiskusi dengan siapa yang berada disekitar kita, maka lakukanlah. Fahami mereka. Jika suatu saat tim engineer kerja memerlukan seorang juru bicara, bisa jadi itu satu peluang penting untuk meningkatkan jam terbang kemampuan komunikasi kita.

3. Kreativitas

Suatu saat, hiduplah seorang raja yang memiliki hobi mengelilingi lingkungan sekitar untuk melihat seluk beluk kegiatan warganya. Seringkali raja marah-marah kepada pengawalnya karena kondisi jalan yang tidak pernah bagus. Kaki raja selalu penuh luka ketika selesai berkeliling. Berkali-kali kejadian itu berulang, raja akhirnya naik pitam dan memutuskan untuk melapisi jalan tempat ia berkeliling dengan lapisan logam. Namun untung, jelang beberapa saat lagi keputusan raja di eksekusi datanglah seorang pintar dari warganya yang menawarkan sebuah solusi baru. Orang pintar ini menawarkan sebuah solusi hemat tanpa mengeluarkan biaya yang sangat besar. Apa solusinya? Ternyata solusinya sangat sederhana. Orang pintar ini membuatkan sebuah SANDAL untuk sang raja. Dan permasalahan raja pun beres tanpa biaya yang menggunung.

Cerita diatas mungkin pernah atau sering kita dengar di waktu senggang kita. Selalu saja ada solusi yang efisien untuk sebuah permasalahan. Kuncinya adalah kreativitas. Sama seperti warga pintar di cerita tadi, sebaiknya engineer juga dapat terus mengasah kreativitasnya dalam bekerja. Permasalahan di dunia ini sangat banyak sekali, kalau para engineer tidak kreatif dalam merekayasa dan masih menggunakan metode-metode lama untuk menyelesaikan pekerjaannya, niscaya bumi ini akan habis sumber daya alamnya dan tidak akan bisa bertahan seperti sekarang. Terbayang bukan?

Untuk meningkatkan kreativitas telah saya tuliskan pada tulisan saya sebelumnya. Kreativitas tidak melulu harus membuat sesuatu yang baru. Pun jika kita dapat memodifikasi suatu hal dan dapat menambahkan nilai lebih didalamnya, itu juga bisa disebut dengan kreativitas. Jadi ada baiknya seorang engineer dapat memahami sebuah permasalahan dengan tetap melihat peluang-peluang untuk dapat bertindak kreatif, namun tentu saja tetap dilandasi oleh prinsip tanggung jawab.

4. Kepemimpinan

Jurus 4K terakhir yang saya sarankan kepada para engineer adalah memahami dan menjalankan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam bekerja. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam bekerja, pasti seorang engineer akan berada dalam sebuah kesatuan tim. Artinya, engineer itu tidak bekerja sendirian alih-alih bekerja sama dengan timnya.

Kita tidak akan pernah tahu kapan waktu kita ditunjuk sebagai ketua tim kerja. Dan jika saat itu tiba, maka disitulah waktu yang tepat untuk menguji seberapa besar unsur kepemimpinan dalam diri kita. Kita akan menjadi komandan tim. Boleh jadi kita telah memiliki kompetensi, komunikasi, dan kreativitas yang baik dalam bekerja. Namun ketika kita sebagai komandan tim tidak bisa menyamakan frame berpikir kita dengan para anggota tim kita, maka pekerjaan yang telah kita rencanakan tidak akan maksimal.

Kunci dari unsur kepemimpinan seseorang adalah “pengaruh”. Tanpa ada kemampuan kuat pemimpin untuk memberikan pengaruh kepada para anggotanya, maka sudah bisa dipastikan tim itu tidak akan memiliki kesolidan. Lalu mungkin akan timbul sebuah pertanyaan, bagaimana cara memaksimalkan kekuatan pengaruh kita kepada tim? Jawabannya adalah penyeimbangan kegiatan yang bisa meningkatkan antara rasa kekeluargaan dan profesionalisme tiap para anggota tim. Suatu saat mungkin tim kita harus bekerja dengan serius, namun ada baiknya diselingi dengan kegiatan-kegiatan non formal untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antaranggota tim setelah lelah bekerja. Berusahalah untuk menyeimbangkan kebutuhan dan kewajiban tim dengan baik. Semakin solid tim kita, maka semakin percaya diri pula diri ita untuk mengeksekusi pekerjaan-pekerjaan yang baru dan menantang.[]

7 thoughts on “Catatan 1: Be a Strong Engineer

  1. posting yang menarik. saya suka bagian ini:

    “bagaimana cara memaksimalkan kekuatan pengaruh kita kepada tim? Jawabannya adalah penyeimbangan kegiatan yang bisa meningkatkan antara rasa kekeluargaan dan profesionalisme tiap para anggota tim.”

    sedang merasakan hal itu soalnya😀

  2. 3 kata buat mas ryan,, Muda Beda dan Berbahaya…. semoga tulisan2 mas ryan jg bisa jadi bahan pelajaran buat saya kedepannya,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s