Malam ini. Iya malam ini. Kubuka laptopku kembali, sembari melihat deretan impian-impianku yang pernah kubuat empat tahun lalu. Adakalanya aku tersenyum, terdiam, dan bahkan terbelalak untuk membandingkan kualitas diriku saat ini dengan kualitas yang kubayangkan waktu aku masih berumur 20 tahun waktu itu.

Realita dan idealisme, pengkhianatan dan persahabatan, kebebasan dan kenyamanan, bergelayut didepan diriku seolah terus menarikku pada arah yang berlawanan. Terkadang lebih berat kekiri, tapi tidak jarang juga berat kekanan. Mungkin bisa dikatakan, keduanya masih seimbang.

Aku melihat kembali laptopku. Aku rapikan semua rencanaku yang belum tercapai. Aku kembali bersemangat melakukan semuanya. Buktinya, bunyi tuts keyboard laptopku lebih kencang dari biasanya. Mataku bisa lebih kuat untuk mengurangi waktu tidur. Dan aku merasakan bahwa Tuhan semakin memantapkan dan merapihkan jalanku menuju cita-citaku. Kemantapan hati ini yang kubutuhkan. Kemantapan akan membuat aku akan terus memperjuangkan apa yang aku inginkan dan harapkan.

Terakhir, loh kok judulnya mengintip stratosfer? Ya gak papa dong. Aku hanya ingin kok. Lagian aku sudah lama tidak mengisi blog diriku. Mungkin ada seseorang yang bisa memahami maksud judul ini. Mungkin loh, kalau tidak ada ya tidak apa-apa.

One thought on “Mengintip Stratosfer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s