Ditegur Allah

Dalam sesekali keseharian saya, pernah saya mendapati ada saja kegiatan yang tidak sesuai dengan rencana saya. Misalkan mau pergi jam sekian ternyata jadinya jam sekian ++, ada barang saya yang tertinggal karena saya lupa, atau seringkali saya merasakan ada saja rintangan yang seharusnya tidak muncul jika saya lebih teliti. Secara logika, bisa saja saya berasumsi bahwa perencanaan saya yang kurang baik, “poor planning” dalam istilah manajemennya. Tapi saya rasa penyebabnya adalah lebih dari itu.

“Ditegur”. Saya meyakini bahwa saya sedang ditegur waktu itu. Bukan ditegur oleh atasan saya, bukan rekan saya, dan bukan orang tua saya. Saya rasa saya sedang ditegur oleh Allah. Saya tidak tahu apakah para sahabat juga pernah merasakan apa yang saya alami atau tidak, tapi kenyataannya demikian yang saya alami. Setiap ada amal harian yang kurang dalam satu hari saya, maka teguran itu pasti hadir. Semakin banyak amalan yang saya tinggalkan, maka semakin “jelas” tegurannya.

Teguran yang terakhir terjadi tadi malam. Karena saya terlalu lelah mengendarai mobil, akhirnya saya putuskan untuk pulang dari Rancaekek menuju Jakarta dengan menggunakan bus PrimaJasa. Tidak ada hal yang terjadi saat menuju Jakarta, saya masih bisa membaca-baca email dan berita online lewat ipad saya. Sesampainya di UKI Jakarta, saya melanjutkan perjalanan pulang saya ke apartemen dengan menggunakan Taxi.

Dan teguran pun dimulai setelah saya turun dari taxi. Biasanya, saya selalu mengencek semua barang-barang saya terlebih dahulu sebelum keluar dari taxi. Tapi rupanya tadi malam Allah menegur dengan menghilangkan ingatan saya untuk melakukan hal tersebut. Baru beberapa detik setelah saya turun, saya coba merogoh-rogoh kantong saya tempat dimana HP selalu tersemat. Dan ternyata kantong tersebut kosong. Singkat kata: HP saya tertinggal didalam taxi tepat tengah malam.

Parahnya, sepanjang perjalanan saya tertidur didalam taxi dan saya tidak mencatat nomor dan nama driver taxi tersebut. Jadi lengkaplah sudah teguran Allah buat saya di hari itu. Bisa saja waktu itu saya langsung mengikhlaskan kepergian HP tersebut untuk selama-lamanya karena saya tidak memiliki informasi apa-apa. Tapi itu bukanlah sifat saya membiarkan sesuatu hilang begitu saja. Saya yakin dibalik teguran itu, pasti akan ada kemudahan dari Allah jika kita mau berusaha.

Saya coba bergerilya bertanya driver taxi sekitar. Dan Alhamdulillah ternyata ada satu driver yang mengenali pool asal taxi yang saya naiki itu (ada di pool PondokGede), tetapi dia tidak mengingat nomor taxinya. Langsung saja saya meminta driver tersebut mengantar saya ke pool PondokGede. Sesampainya disana, saya diarahkan oleh pihak security menuju ke ruangan operation. Tampak disana terdapat dua operator yang tetap ramah melayani, walau saya meyakini jam dua malam bukanlah waktu yang tepat untuk bertamu. Saya ceritakan apa yang saya alami, dan mereka pun mulai memperlihatkan foto driver satu-persatu kepada saya.

Saya sudah merasa seperti detektif dadakan yang mencari DPO waktu itu. Dan kemudahan Allah pun tiba, saya mendapatkan foto driver, nomor pribadi, beserta nomor identitas taxinya. Saya kontak langsung driver bersangkutan dan driver itu pun baru sadar ada HP tertinggal dibelakang karena HP saya dalam keadaan mati. Singkat cerita, akhirnya kami bertemu kembali didepan gapura apartemen saya, dan HP saya pun bisa dikembalikan secara utuh. Praise to God.

Akhirnya saya bisa pulang dengan lega karena HP saya telah ditemukan. Saya menyadari bahwa di hari itu memang ada amalan yang biasa dilakukan, tetapi tidak saya lakukan karena saya tidak menyempatkan melakukannya. Dan pada hari itu pun saya banyak-banyak bersyukur pada Allah masih menegur saya.

Saya meyakini bahwa Allah masih menyayangi saya lewat teguran-tegurannya. Allah masih ingin saya tetap berada dalam tingkat keimanan yang biasanya selalu saya jaga. Akhir kata, saya menutup malam tersebut dengan doa: Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang bisa terus istiqomah dalam ibadah dan amalan.[]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s