Membangun Benua Saya, Benuo Taka

Waktu itu mungkin akan jadi momentum yang tidak akan saya lupakan. Saya berdiri dihadapan Bapak Yusran Aspar, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) dan Wakilnya untuk mempresentasikan ide-ide saya untuk mengembangkan lapangan migas disana. Mungkin momen presentasi itu bisa dikatakan proses fit and proper test secara tidak langsung untuk mencari kandidat pemimpin divisi usaha bidang migas dari BUMD daerah PPU. Saya masih ingat kata-kata Pak Yusran, “Kamu siap buat membangun daerah?”, tanpa ragu sedikitpun saya mengatakan “Insya Allah, saya siap Pak. Mohon dukungannya.”

Sejak dahulu saya punya cita-cita untuk punya kontribusi besar untuk negeri ini. Saya terinspirasi oleh kisah Erdogan sang Presiden Turki yang memulai kontribusi besarnya dari memimpin Istanbul. Lalu, kisah Ahmad Dinejad menjadi walikota Teheran dulu baru memimpin Iran. Atau cerita Vladimir Putin yang memulai karirnya sebagai Direktur Badan Intelejen Rusia sebelum menjadi Presiden Rusia. Dari inspirasi itu, akhirnya saya punya keyakinan bahwa prestasi besar adalah kumulasi dari prestasi-prestasi kecil yang konsisten. Untuk membangun negeri ini, kita harus berpikir besar dan memulainya dengan tindakan sekecil apapun. Inilah keputusan saya: membangun negeri ini dari daerah saya sendiri: Kalimantan Timur.

Dan babak baru kehidupan saya pun dimulai. Setelah saya resign dari salah satu perusahaan Multi National Company migas lama saya, cukup banyak kawan-kawan yang bertanya dan ada pula yang memandang sebelah mata keputusan dari saya. Rata-rata pertanyaannya seperti ini: kok bisa ya saya rela meninggalkan fasilitas kesehatan, fasilitas pembelian rumah, fasilitas bergengsi untuk bekerja di gedung yang tinggi, dan malah memilih sebuah perusahaan daerah yang notabene jauh dari fasilitas itu dan kental dengan ketidakprofesionalannya. Kok Bisa?

Sebenarnya tidak ada yang kurang dari perusahaan saya yang lama: Vico Indonesia. Tiga hal yang biasanya menjadi perhatian seseorang untuk menetap disebuah perusahaan: Lingkungan Kerja, Karir, dan Benefit, sudah saya dapatkan disana. Malahan saya benar-benar meras sangat bersyukur bisa kerja disana dengan berbagai pengalaman yang ada mulai dari field engineer, well intervention engineer, petroleum engineer, sampai facility enginer. Dan saya malah merekomendasikan pada para lulusan mula yang mau bekerja di industri migas memilih Vico Indonesia sebagai tempat kerja bagi mereka yang ingin mendapatkan pengetahuan yang luas mengelola lapangan migas yang sudah mature dan tentu saja remunerasi yang tinggi😉. Namun kata-kata Steve Jobs terus mengaung ditelinga saya “Don’t let the noise of others’ opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition.”  Namun passion saya untuk membangun daerah dan merintis usaha sendiri tidak dapat saya elakkan lagi. Sejak tahun 2014 saya menjadi General Manager dari Perusda Benuo Taka (selanjutnya menjadi Direktur PT Benuo Taka Wailawi setelah spin off menjadi perseroan terbatas http://www.wailawi.com) bersama teman-teman lain disana.

Selama memimpin PT Benuo Taka Wailawi alhamdulillah ada banyak capaian yang belum pernah dicapai pada masa kepengurusan sebelumnya. Namun tidak dielakkan juga beberapa evaluasi saya dapatkan dari pemerintah daerah selaku pemegang saham maupun DPRD yang turut mengawasi kinerja perusahaan secara tidak langsung. Insya Allah perusahaan ini akan terus berbenah agar dapat mencapai tujuan utamanya tercapainya kemandirian energi daerah dan peningkatan pendapatan asli daerah. (cerita ini akan saya tuliskan pada kesempatan berikutnya).

Tak lupa pula saya ucapkan sebesar-besarnya pada Vico Indonesia beserta seluruh tim-tim yang telah bekerja sama dengan saya selama hampir 4 tahun kebelakang ini. Semoga Vico Indonesia bisa berkembang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Saya minta izin untuk membangun benua saya, Benuo Taka.

2 thoughts on “Membangun Benua Saya, Benuo Taka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s