Hari Yang Baru

Hadapi gelombang ujian
Sabarlah tegal tawakal
Arungi samudra kehidupan
Ingatlah syukur pada-Nya

Gradasi.

Tak terasa, dua tahun lebih sudah pernikahan kami berlangsung. Lika-liku suka, duka, senang, dan sedih terlewati. Memang tidak salah jika kita mengibaratkan pernikahan itu seperti mengarungi bahtera. Terkadang harus melewati ombak pasang dan surut. Kita harus pandai-pandai untuk mengatur kapan harus menggunakan layar, kapan harus mengumpulkan bekal kembali, dan kapan harus mengecek kondisi bahtera. Persis seperti itu.

cropped-img_2350.jpg

Buat saya, setiap hari pernikahan adalah “Hari Yang Baru”. Awalnya saya mengira pernikahan itu gampang. Semua bisa dibaca lewat buku dan pengalaman orang lain. Nyatanya tidak! hingga saat ini saya masih terus belajar untuk mengenal siapa diri saya dan siapa istri saya. Terkadang persepsi “benar” menurut saya, belum tentu “benar” bagi dirinya.  Pun sama dengan dirinya. Persepsi “bagus” menurut dirinya, belum tentu “bagus” menurut saya. Pada akhirnya, persepsi kami bisa sama melalui satu kunci: saling pengertian.

Pada akhirnya kedewasaanlah yang membuat bahtera rumah tangga menjadi kuat. Rasa cintalah yang membuat tiangnya semakin kokoh. Dan tak lupa, keimananlah yang membuat roda kemudinya terus berarah menuju ke surga. Hari ini ada momen yang mungkin tidak akan terlupakan buat kami. Kami melakukan hal yang telah kami siapkan sejak dulu kala.

Semoga selalu dilancarkan. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s